Logo Perak Peduli Rakyat

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2017

Hosting Unlimited Indonesia

Rina Kabid Koperasi Dan UKM

CIMAHI, (PERAK) - Pembubaran koperasi telah diatur dalam Peraturan Menteri Koperasi (Permenkop) Nomor 17 Tahun 1994 tentang Pembubaran Koperasi.

 

Belum lama ini ada wacana dari  Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia untuk membubarkan 165 Koperasi yang ada di Kota Cimahi. Dengan adanya wacana tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mengaku keberatan karena harus diverifikasi dulu.   

 

Seperti disampaikan Kepala Bidang Koperasi dan UKM pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Rina Mulyani, mengatakan, bahwa wacana tersebut tak bisa seenaknya disetujui.

 

" Kita sudah mengajukan keberatan untuk usulan dari kementerian,Data 165 koperasi itu harus kita verifikasi dulu. Kita tidak bisa menyetujui data itu begitu saja. " ujar Rina di Kantor Pemkot Cimahi, belum lama ini.

 

Rina mengaku sudah dari beberapa bulan lalu mulai melakukan verifikasi koperasi yang diusulkan untuk dibubarkan pada tahun 2017 ini. Verifikasi dilakukan untuk memastikan kebenaran usulan Kemenkop.

 

Selama tiga bulan berjalan, baru 100 dari 165 jumlah koperasi yang diusulkan untuk dibubarkan  rampung diverifikasi. Hasilnya, ternyata tidak semua koperasi itu perlu dibubarkan.

 

Dalam pendataan, Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian juga melibatkan aparat kelurahan dan Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kota Cimahi, yang tahu persis kondisi di lapangan.

 

"Kami melakukan kroscek dulu ke lapangan. Memang ada yang sudah lama tidak aktif, ada yang ternyata sudah tidak berjalan. Tapi di antara 165 koperasi itu ada yang masih aktif, ada yang vakum sementara waktu, jadi tidak semua harus dibubarkan," terangnya.

 

Rina mengaku sudah menyerahkan data ke Kementerian Koperasi mengenai 100 koperasi yang sudah terverifikasi. Setelah ada masukan dari pihak kementerian, barulah pihaknya akan melakukan pendataan kembali untuk 65 koperasi yang tersisa.

 

"Bulan Mei kemarin sudah diserahkan hasil dari verifikasi petugas kami. Biarkan dikaji dulu oleh kementerian, nanti akan ada masukan mengenai langkah selanjutnya terkait pembubaran itu," paparnya.

 

"Sebetulnya, di Kota Cimahi ada 420 koperasi. Sementara yang melaporkan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun ini hanya mencapai 90 koperasi. Untuk data 165 koperasi itu, mungkin kementerian dapat data koperasi dari provinsi. Provinsi dapat dari kota dan kabupaten, tapi anehnya kami tidak pernah mengajukan usulan itu," tandas Rina.

(Harold)

Add comment


Security code
Refresh

KESEHATAN

Gebyar Peduli Donor Darah VII Milad FMP, Media Perak dan…

Gebyar Peduli Donor Darah VII Milad FMP Media Perak Dan Forajal Sumbang 116 Labu Darah

PANTURA-SUBANG, (PERAKNEW).- Kamis 12 Oktober 2017 dalam rangka menyambut Milad Forum...

Tim Posko FMP Pantura II Kembali Dampingi Pasien di RSHS…

Tim Posko FMP Pantura II Kembali Dampingi Pasien Di RSHS Bandung

SUBANG, (PERAKNEW).- Pendampingan Pasien Tim Evakuasi Pasien Gakin (TEPG) kali...

Ape Penderita Tumor Berhasil Dioperasi

Ape Pasien Keluarga Miskin Subang

  SUBANG, (PERAK).-  Dengan difasilitasi Unit Siaga Gratis Forum Masyarakat Peduli...

Nasib Malang Mohamad Yusup

Berita Subang

SUBANG, (PERAKNEW).- Nasib Malang Mohamad Yusup. Warga Desa Bongas Rt...

Dendi Ternyata Bukan Penderita Tumor Ganas

Pasien Keluarga Miskin Subang

BANDUNG, (PERAKNEW ).- Masih ingat dengan Dendi Setiawan (18)? seorang...

Pasien Gakin Subang Tidur Di Jalanan, Mana Janjimu?

Pasien Gakin Subang Tidur Di Jalanan Mana Janjimu

  SUBANG, (PERAKNEW).- Sampai kapan pasien tidur di jalanan? jika masa tunggu...