Logo Perak Peduli Rakyat

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2017

Hosting Unlimited Indonesia
Ilustrasi Oknum Camat Ploroti Celana Stafnya
Ilustrasi


BULELENG-BALI, (PERAK).- Peristiwa memalukan dilakukan oleh seorang oknum Camat Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Bali. Akibat mabuk seorang camat bernama KS memeloroti celana stafnya sendiri yang adalah seorang wanita bernama H dibawah pengaruh alkohol, Camat KS diduga melakukan pelecehan seksual terhadap stafnya sendiri.

Namun menariknya, korban H yang ingin melaporkan kasus tersebut akhirnya diurungkan karena pelaku melakukan pendekatan terhadap keluarga dan memilih jalur perdamaian dengan pihak keluarga.

Namun peristiwa memalukan tersebut terlanjur menjadi konsumsi publlik dan menghebohkan Buleleng. Banyak pihak menyayangkan perilaku oknum camat yang dinilai tidak manusiawi dan cenderung melecehkan. Peristiwa itu terjadi Jumat, (27/10).

Saat itu ketika jam dinas selesai, Camat dan beberapa staf masih bertahan di kantor camat sambil duduk-duduk makan-makan. Saat itu H juga ikut nimbrung. Setelah beberapa lama kemudian, H ingin pamit kembali ke rumahnya.

“Awalnya, KS hanya memegang tangan H dan menahannya agar jangan pulang dulu karena Camat sudah dalam keadaan mabuk. Namun H tidak menghiraukan itu. Ketika H berbalik hendak berangkat, Camat KS memegang celana H bagian belakang dan akibat ditarik oleh Camat KS, celana H sampai melorot ke bawah,” ujar salah seorang staf di Kantor Camat Kubutambahan, Senin (30/10).

Karena merasa malu, H ingin melaporkan kasus tersebut ke Polres Buleleng. Namun atas saran kakak dari oknum camat bernama Ketut Asta Semadi yang juga sebagai asisten administrasi di Setda Buleleng, kasus itu urung dilaporkan dan lebih memilih diselesaikan secara kekeluargaan. Camat Kubutambahan (KS) telah meminta maaf secara langsung kepada H dan keluarganya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Suartika saat dikonfirmasi terkait dugaan pelecehaan yang dilakukan pejabat Buleleng itu Kasubag mengaku belum ada laporan. “Belum ada laporan hingga hari ini, coba nanti akan dicek kembali,” ujarnya dalam pesan singkat.

Sementara, berdasarkan dari penelusuran yang dilakukan sejumlah awak media, Camat Kubutambahan (KS) atas perintah kakaknya Ketut Asta Semadi yang juga Assisten Administrasi Sekda Buleleng telah meminta maaf kepada korban, dimana perbuatan yang dilakukannya merupakan ketidaksengajaan dan meminta permasalahan tersebut tidak dilaporkan ke pihak berwajib.

Camat Kubutambahan (KS) dikonfirmasi terkait dugaan yang dilakukan terhadap staf-nya itu belum bisa dihubungi. Namun beberapa stafnya menyatakan permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

(Tim)

Add comment


Security code
Refresh

KESEHATAN

Gebyar Peduli Donor Darah VII Milad FMP, Media Perak dan…

Gebyar Peduli Donor Darah VII Milad FMP Media Perak Dan Forajal Sumbang 116 Labu Darah

PANTURA-SUBANG, (PERAKNEW).- Kamis 12 Oktober 2017 dalam rangka menyambut Milad Forum...

Tim Posko FMP Pantura II Kembali Dampingi Pasien di RSHS…

Tim Posko FMP Pantura II Kembali Dampingi Pasien Di RSHS Bandung

SUBANG, (PERAKNEW).- Pendampingan Pasien Tim Evakuasi Pasien Gakin (TEPG) kali...

Ape Penderita Tumor Berhasil Dioperasi

Ape Pasien Keluarga Miskin Subang

  SUBANG, (PERAK).-  Dengan difasilitasi Unit Siaga Gratis Forum Masyarakat Peduli...

Nasib Malang Mohamad Yusup

Berita Subang

SUBANG, (PERAKNEW).- Nasib Malang Mohamad Yusup. Warga Desa Bongas Rt...

Dendi Ternyata Bukan Penderita Tumor Ganas

Pasien Keluarga Miskin Subang

BANDUNG, (PERAKNEW ).- Masih ingat dengan Dendi Setiawan (18)? seorang...

Pasien Gakin Subang Tidur Di Jalanan, Mana Janjimu?

Pasien Gakin Subang Tidur Di Jalanan Mana Janjimu

  SUBANG, (PERAKNEW).- Sampai kapan pasien tidur di jalanan? jika masa tunggu...