Logo Perak Peduli Rakyat

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2017

Hosting Unlimited Indonesia

Ternak Ayam di Sindangsari Subang

CIKAUM-SUBANG, (PERAK),- Perusahaan ternak ayam yang berdiri di Dusun Bongas, Desa Sindangsari, Kec. Cikaum, Kab. Subang, bukan hanya mencemari lingkungan saja, juga diduga memalsukan data saat pengajuan izin usahanya. Namun sayangnya sampai saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, terkesan diam dan tutup mata.

Fakta yang Perak dapatkan dilapangan bahwa, keberadaan kandang ayam tersebut tidak sesuai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL), yang dikeluarkan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kab. Subang.

Dalam SPPL tersebut tertera bahwa perusahaan ternak ayam Bhumi Gemah Ripah, hanya memproduksi ayam ras pedaging, dengan populasi kurang lebih 4000 ekor, namun kenyataannya perusahaan tersebut memproduksi ayam ras pedaging dengan populasi maksimal 40000 ekor.

Menurut keterangan salah seorang pegawai ternak ayam yang enggan disebut namanya belum lama ini, kepada Perak mengatakan bahwa, masing-masing lantai itu diisi ayam ternak sebanyak 20000 ekor, jadi total ayam yang diternak semua ada 40000 ekor, lantai atas 20000 ekor dan lantai bawah 20000 ekor, ungkapnya.

Pemilik Perusahaan ternak ayam tersebut itu Deddy Hermawan, yang beralamat di daerah Jati Padang, Rt 017/ 05, Desa Jati Padang, Kec. Pasar Minggu, Jakarta Selatan, diduga Deddy Hermawan telah menipu Pemkab Subang, dengan memanipulasi data.

Berdsarkan pantauan hingga saat ini belum ada tindakan tegas dari Pemerintah Kab. Subang, Paguyuban Cikaum dan warga sudah pernah mengadukan masalah tersebut kepada pihak Pemkab Subang, dengan melayangkan surat kepada beberapa instansi terkait.

Menurut keterangan Ketua Paguyuban Cikaum Sukandi, kepada Perak mengatakan, sebenarnya Pemerintah Kab. Subang terkesan kurang responsif terhadap pengaduan dari masyarakatnya, bahkan terkesan tutup mata dan tutup telinga.

“Sebenarnya ada apa dengan Pemkab Subang?? sebenarnya sudah jelas beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan tersebut, namun sampai saat ini kenapa masih belum ada tindakan tegas, padahal kami sudah melayangkan surat dan kami memegang beberapa bukti yang kami dapatkan dilapangan, tapi kenapa Pemerintah Kab. Subang, terkesan diam saja,” tegasnya.

Masih menurut Sukandi,”Kami dari Paguyuban Cikaum, akan melakukan aksi demo dan akan membawa kasus tersebut ke tingkat Provinsi, jika Pemerintah Kab. Subang tetap diam tidak ada tindakan nyata terkait perusahaan ternak ayam tersebut, serta kami juga mengingatkan kepada Pemerintahan tingkat Desa sampai Pusat, agar lebih pro aktif kepada Rakyat, bukan kepada pengusaha,”ujar Sukandi.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa perusahaan ternak ayam yang berdiri di wilayah Desa Sindangsari, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar, pasalnya warga tidak nyaman dengan bau yang tidak sedap yang berasal dari perusahaan peternakan ayam tersebut, lebih parahnya lagi perusahaan tersebut berdiri tepat dihadapan sarana pendidikan (SDN Budikarya) dan pemukiman warga.

(A Firdaus)

Add comment


Security code
Refresh

KESEHATAN

Gebyar Peduli Donor Darah VII Milad FMP, Media Perak dan…

Gebyar Peduli Donor Darah VII Milad FMP Media Perak Dan Forajal Sumbang 116 Labu Darah

PANTURA-SUBANG, (PERAKNEW).- Kamis 12 Oktober 2017 dalam rangka menyambut Milad Forum...

Tim Posko FMP Pantura II Kembali Dampingi Pasien di RSHS…

Tim Posko FMP Pantura II Kembali Dampingi Pasien Di RSHS Bandung

SUBANG, (PERAKNEW).- Pendampingan Pasien Tim Evakuasi Pasien Gakin (TEPG) kali...

Ape Penderita Tumor Berhasil Dioperasi

Ape Pasien Keluarga Miskin Subang

  SUBANG, (PERAK).-  Dengan difasilitasi Unit Siaga Gratis Forum Masyarakat Peduli...

Nasib Malang Mohamad Yusup

Berita Subang

SUBANG, (PERAKNEW).- Nasib Malang Mohamad Yusup. Warga Desa Bongas Rt...

Dendi Ternyata Bukan Penderita Tumor Ganas

Pasien Keluarga Miskin Subang

BANDUNG, (PERAKNEW ).- Masih ingat dengan Dendi Setiawan (18)? seorang...

Pasien Gakin Subang Tidur Di Jalanan, Mana Janjimu?

Pasien Gakin Subang Tidur Di Jalanan Mana Janjimu

  SUBANG, (PERAKNEW).- Sampai kapan pasien tidur di jalanan? jika masa tunggu...